Order Anda 0 item,total (Rp 0) Detail
Friendster "Jual Diri", Karena Sudah Tak Populer? PDF Cetak E-mail
(4 votes, average 3.75 out of 5)
Minggu, 02 Agustus 2009 08:33

Salah satu jejaring sosial tertua, Friendster (www.friendster.com), berencana untuk menjual sebagian besar sahamnya. Menurut Bank investasi Morgan Stanley, Friendster sedang mencari pembeli yang berasal dari Asia.


Di bawah ditampilkan dokumen eksklusif yang menunjukan kalau yang menjadi alasan kuat Friendster 'jual diri' di Asia, karena hampir sebagian besar pengguna Friendster berasal dari Asia Pasfik.

Berdasarkan dokumen tersebut, dari 100 juta pengguna Friendster, sebanyak 75 persen-nya berasal dari Asia. Disebutkan juga negara kunci yang menjadi kesuksesan jejaring sosial ini adalah, Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Filipina.

Lembar fakta itu juga menyebutkan, walaupun berjalan lambat, setidaknya ada 100 ribu anggota baru yang bergabung dengan Friendster. Itu sebabnya, Friendster sangat berharap bisa dibeli oleh pembeli dari Asia. Karena mereka yakin, dalam beberapa tahun kedepan, dedengkot jejaring sosial ini bakal melejit kembali di Asia dalam waktu beberapa tahun kedepan.

Kendati demikian, dalam dokumen rahasia itu, tidak disebutkan berapa harga yang ditawarkan. Yang jelas perusahaan yang memiliki perwakilan di Singapura, Australia, dan Amerika Serikat itu, menyimpan dana hingga USD45 juta dari gabungan beberapa perusahaan.

Tak bisa dipungkiri lagi, Friendster memang harus bergerak cepat, jika tidak ingin selalu kalah dari Facebook. Sekelumit kenangan masa lalu, yang menjadikan Friendster nomor satu di Indonesia, harus segera diambil kembali.

Tak dapat dipungkiri, Jauh sebelum Facebook tenar seperti sekarang ini, Friendster adalah situs jejaring sosial pertama yang sangat besar dan menguasai pasar Amerika. Tetapi masalah teknis yang melanda Friendster di tahun 2004 mengakibatkan mereka kehilangan banyak pengguna yang beralih ke MySpace (sekarang menjadi milik News Corp) dan setelah itu Facebook datang dan beberapa bulan lalu menjadi situs jejaring sosial terbesar dunia.

 

Sejak saat itu Friendster perlahan mulai kembali bangkit dan diselamatkan oleh para pengguna Friendster di wilayah Asia. Diperkirakan sekitar 78 persen dari 80 juta pengguna Friendster berasal dari negara-negara di Asia seperti Filipina, Indonesia, Hong Kong, Singapura dan Malaysia. Facebook masih belum begitu terkenal di Indonesia, walaupun sedikit demi sedikit Facebook semakin menggerus pangsa pasar Friendster.

Berikut data dari comScore (data berikut tidak termasuk wilayah Indonesia dan Philipinnes):

Berikut Screenshoot dokumen tersebut.

 

screenshoot dokumen friendster

 

screenshoot dokumen friendster

screenshoot dokumen friendster

screenshoot dokumen friendster

screenshoot dokumen friendster

screenshoot dokumen friendster

screenshoot dokumen friendster

screenshoot dokumen friendster

 


PJ Connect - Potential Purchaser CA -
 

Produk Terbaru

Adsenklik Adserver v2.2
Adsenklik Adserver v2.2
Rp5.000.000
ePulsa Mellow
ePulsa Mellow
Rp1.300.000
Spoonfork
Spoonfork
Rp50.000

Cofee Cafee
Cofee Cafee
Rp50.000

Alamat Kami

Untuk konsultasi gratis secara langsung silahkan kontak kami

  • Jl. Ahmad Yani 88
    Gedung Graha Pena Lt.2 R.207 - Surabaya
  • Telp: 031-8284224
  • Fax: 031-8284224